Pasar modal Indonesia akan mencatat sejarah baru pada 9 Juli 2025 dengan hadirnya IPO COIN, yaitu penawaran umum perdana saham dari PT Indokripto Koin Semesta Tbk. Langkah ini menandai pertama kalinya sebuah perusahaan holding di sektor bursa aset kripto resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kabar ini tidak hanya menggairahkan pelaku pasar, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa industri aset digital mulai mendapatkan tempat yang lebih formal dan kredibel di mata investor. Mari kita ulas di artikel berikut.
Sekilas Mengenal PT Indokripto Koin Semesta Tbk
Didirikan pada tahun 2022, PT Indokripto Koin Semesta Tbk atau dikenal dengan kode saham COIN, merupakan perusahaan induk yang bergerak di sektor aset digital, khususnya kripto. Meski terbilang muda, perusahaan ini telah membangun ekosistem yang cukup solid melalui dua anak usahanya yang beroperasi penuh dalam industri kripto: PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).
Keduanya bukan hanya berizin, tetapi juga berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini menjadi penanda bahwa COIN serius dalam membangun sistem aset kripto yang tidak hanya aman dan transparan, tetapi juga sesuai dengan regulasi pemerintah.
IPO COIN dan Target Dana Segar Rp231,62 Miliar
Dalam aksi korporasi yang sangat dinanti ini, COIN berencana melepas 2,2 miliar lembar saham kepada publik, yang merepresentasikan sekitar 15% dari total saham yang dicatatkan di BEI. Harga penawaran berada di kisaran Rp100 – Rp105 per saham, dan proses penjaminan emisi akan dipegang oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia.
Target dana yang ingin dikumpulkan dari IPO COIN ini cukup ambisius, yakni sekitar Rp231,62 miliar. Dana ini akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat modal kerja dua anak usaha COIN, yaitu CFX dan ICC. Dengan penguatan ini, COIN berharap bisa mendorong perkembangan ekosistem aset digital nasional secara lebih signifikan.
Strategi Penggunaan Dana: Fokus ke Penguatan Operasional
Dalam penjelasan resmi, 85% dana hasil IPO COIN akan dialokasikan untuk PT Central Finansial X (CFX), yang merupakan bursa aset kripto resmi pertama di Indonesia. Sementara sisanya, sekitar 15%, akan digunakan untuk kebutuhan operasional PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).
Kedua entitas ini dinilai memegang peran penting dalam menciptakan infrastruktur perdagangan dan penyimpanan aset digital yang profesional dan teregulasi. Dana yang diperoleh akan digunakan dalam bentuk penyertaan modal langsung, yang secara khusus dialokasikan untuk mendukung kegiatan operasional (operational expenditure).
Peran CFX dan ICC dalam Ekosistem Kripto Nasional
CFX dan ICC bukan sekadar pelengkap dalam portofolio bisnis COIN. Keduanya menjadi fondasi dalam membentuk ekosistem aset kripto yang terintegrasi dan terpercaya. CFX, sebagai platform perdagangan aset kripto, telah memiliki 31 anggota terdaftar, dengan 20 di antaranya telah mengantongi izin sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Selain itu, CFX juga didukung oleh tujuh perusahaan pialang berjangka.
Sementara itu, ICC memegang peranan sebagai kustodian aset kripto, yang menjamin keamanan penyimpanan aset digital investor. Keberadaan lembaga kustodian ini menjawab tantangan utama dalam dunia kripto, yaitu soal keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.
Konsultasi Manajemen: Layanan Tambahan yang Menambah Nilai
Selain fungsi utamanya sebagai holding, COIN juga memberikan layanan konsultasi manajemen kepada anak-anak usahanya. Layanan ini mencakup berbagai aspek seperti strategi bisnis, perencanaan investasi, manajemen keuangan, hingga efisiensi operasional.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa COIN tidak sekadar menanamkan modal, tetapi juga berperan aktif dalam membantu pengembangan manajerial dan operasional anak usahanya. Model seperti ini jarang ditemukan pada perusahaan kripto lainnya, dan bisa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi para calon investor.
IPO COIN Sebagai Penanda Transformasi Industri Kripto Indonesia
Menurut Direktur Utama COIN, Ade Wahyu, pencatatan saham COIN di BEI akan menjadi babak baru bagi industri aset kripto di tanah air. Ia menyatakan bahwa IPO COIN adalah momen membanggakan dan strategis yang bisa mendorong pertumbuhan iklim investasi di Indonesia, terutama dalam sektor digital.
Lebih jauh lagi, langkah ini juga dinilai dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi alternatif. Dengan dukungan regulasi yang tepat dan sistem yang terintegrasi, COIN berharap mampu menjadi katalis bagi terbentuknya pasar aset digital yang sehat dan berkelanjutan.
Pengawasan OJK Jadi Faktor Kunci Kepercayaan
Satu hal yang sering kali luput dari sorotan adalah peran pengawasan OJK terhadap anak usaha COIN, baik CFX maupun ICC. Ini adalah poin krusial, mengingat banyaknya kasus kerugian dalam dunia kripto akibat platform yang tidak diawasi atau tidak berizin.
Dengan kedua anak usaha yang telah berizin resmi dan diawasi langsung oleh otoritas, investor mendapatkan jaminan legalitas serta keamanan dalam bertransaksi. Ini memberikan rasa aman yang lebih tinggi dibandingkan dengan platform-platform kripto swasta non-regulatif lainnya.
Beli Saham IPO di M-STOCK
Raih peluang investasi sejak dini melalui M-STOCK, aplikasi unggulan dari Mirae Asset Sekuritas. Anda bisa langsung menemukan dan membeli saham IPO seperti COIN secara praktis lewat satu platform.
Dengan dukungan fitur e-IPO, analisis emiten yang komprehensif, dan sistem transaksi real-time, M-STOCK memudahkan kamu untuk bergerak cepat saat peluang datang. Yuk, klik banner di bawah untuk mulai sekarang!
Apakah IPO COIN Layak Dilirik Investor?
Masuknya COIN ke lantai bursa bukan hanya soal ekspansi bisnis, tetapi juga pertanda bahwa industri kripto di Indonesia sedang bertransformasi ke arah yang lebih profesional dan terpercaya. Dengan model bisnis terintegrasi, pengawasan dari OJK, serta fokus pada penguatan anak usaha, IPO COIN menjadi peluang yang patut dipertimbangkan, terutama oleh investor yang ingin masuk ke sektor digital namun tetap ingin menjaga unsur keamanan dan legalitas.
Ke depannya, keberhasilan COIN di pasar saham bisa menjadi tolok ukur dan inspirasi bagi startup kripto lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Sebuah ekosistem yang teregulasi, transparan, dan akuntabel akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam lanskap ekonomi digital Asia Tenggara.
- Sumber data: tempo.com
- Sumber gambar utama: kontan.com