Dividen menjadi salah satu daya tarik utama saham perbankan, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) hampir selalu masuk dalam daftar favorit investor pencari pendapatan pasif. Dalam lima tahun terakhir, BBRI dikenal agresif membagikan keuntungan kepada pemegang saham, bahkan saat kondisi ekonomi global mengalami tekanan.
Artikel ini akan membahas Dividen BBRI 5 tahun terakhir secara lengkap dan terstruktur, mulai dari angka nominal, dividend yield, pola pembayaran, hingga analisis keberlanjutan dividen ke depan, disajikan dengan tabel agar mudah dipahami.
Dividen BBRI 5 Tahun Terakhir (2021–2025)
Berikut adalah data dividen BBRI dalam lima tahun terakhir berdasarkan informasi yang tersedia:
| Tahun | Jenis Dividen | Nominal (Rp) | Tanggal Pembayaran | Dividend Yield |
|---|---|---|---|---|
| 2021 | Tahunan | 98,91 | 28 April 2021 | 2,41% |
| 2022 | Tahunan | 174,25 | 1 April 2022 | 3,81% |
| 2023 | Interim | 57,00 | 27 Januari 2023 | 5,04% |
| 2023 | Final | 231,22 | 12 April 2023 | 5,88% |
| 2024 | Interim | 84,00 | 18 Januari 2024 | 5,51% |
| 2024 | Final | 235,00 | 28 Maret 2024 | 4,98% |
| 2025 | Interim | 135,00 | 15 Januari 2025 | 8,81% |
| 2025 | Final | 208,40 | 23 April 2025 | 9,04% |
| 2026* | Interim | 137,00 | 15 Januari 2026 | 9,14% |
*Dividen interim 2026 berasal dari laba tahun buku 2025.
Pola Pembayaran Dividen BBRI
Dalam beberapa tahun terakhir, BBRI menerapkan dua kali pembagian dividen:
- Dividen Interim: Dibagikan di awal tahun
- Dividen Final: Dibagikan setelah RUPS
Strategi ini memberi keuntungan bagi investor karena:
- Arus kas lebih cepat
- Tidak perlu menunggu satu kali pembayaran tahunan
- Cocok untuk strategi dividend compounding
Dividend Yield BBRI: Lebih Tinggi dari Rata-rata Industri
Imbal Hasil Dividen yang Kompetitif
- Dividend Yield BBRI (TTM): 8,97%
- Median industri perbankan: 6,29%
Artinya, BBRI memberikan imbal hasil dividen sekitar 40% lebih tinggi dibandingkan rata-rata bank lain di sektor yang sama. Yield tinggi ini terutama dipengaruhi oleh:
- Harga saham yang relatif terkoreksi
- Nominal dividen yang tetap besar
- Kinerja laba yang stabil
Rasio Pembayaran Dividen: Tinggi tapi Terkendali
-
EPS Payout Ratio: 370,92%
Angka ini terlihat sangat tinggi, namun penting dipahami bahwa:
- Sebagian dividen berasal dari laba ditahan
- BBRI memiliki modal kuat dan CAR tinggi
- Status sebagai bank BUMN memberi fleksibilitas kebijakan dividen
Perbandingan Singkat: Dividen vs Harga Saham
- Harga BBRI (26 Jan): 3.850
- Rentang 52 minggu: 3.360 – 4.450
Dengan harga yang belum kembali ke puncak, yield dividen tetap tinggi sehingga margin of safety bagi investor income masih terbuka.
Dividen BBRI Bersifat Counter-Cyclical
Dividen BBRI cenderung tetap besar meski harga saham melemah, sehingga:
- Yield justru meningkat saat pasar koreksi
- Cocok sebagai saham penyeimbang portofolio
- Berfungsi sebagai “bantalan” saat volatilitas tinggi
Karakter ini membuat BBRI sering dimasukkan ke dalam strategi defensive income investing.
Penutup
Melihat Dividen BBRI 5 tahun terakhir, dapat disimpulkan bahwa:
- Nominal dividen besar dan konsisten
- Dividend yield di atas rata-rata industri
- Pembayaran dilakukan lebih dari satu kali setahun
- Cocok untuk investor jangka menengah hingga panjang
Namun, investor tetap perlu memantau:
- Pertumbuhan laba bersih
- Kebijakan pemerintah sebagai pemegang saham
- Kondisi ekonomi makro dan sektor perbankan
Jika tujuan investasi kamu adalah pendapatan rutin dengan risiko terukur, BBRI masih menjadi salah satu pilihan paling rasional di Bursa Efek Indonesia.
Sumber: investing.com


