Daftar Saham Syariah Terbaru: 36 Masuk dan 16 Keluar

daftar saham syariah

Investasi saham berbasis prinsip syariah semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Dengan perkembangan ekonomi dan banyaknya perusahaan yang memenuhi kriteria halal, investor memiliki peluang untuk menumbuhkan portofolio secara etis dan aman. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini merilis daftar saham syariah terbaru yang berlaku efektif 1 Desember 2025. Update ini membawa perubahan signifikan yang bisa memengaruhi strategi investasi bagi mereka yang ingin tetap konsisten pada prinsip syariah.

Memahami daftar terbaru ini penting karena saham yang masuk atau keluar dari daftar syariah tidak menilai kualitas kinerja perusahaan, melainkan kesesuaian bisnis dan struktur keuangan dengan prinsip syariah. Dengan kata lain, seorang investor yang tetap memegang saham yang sudah keluar dari daftar bisa secara tidak sadar melanggar aturan investasi halal.

36 Saham Baru yang Masuk Daftar Saham Syariah

OJK menambahkan 36 emiten baru ke daftar saham syariah, memberikan lebih banyak opsi bagi investor yang ingin menyeimbangkan portofolio halal. Beberapa sektor menunjukkan tren yang menarik:

Sektor Properti

Saham properti menjadi salah satu sektor dominan di daftar terbaru. Beberapa perusahaan baru yang masuk antara lain:

  • DILD – Intiland Development Tbk
  • INPP – Indonesian Paradise Property Tbk
  • PPRO – PP Properti Tbk

Sektor ini menarik bagi investor syariah karena umumnya memiliki struktur pembiayaan yang sesuai syariah dan pendapatan dari aktivitas yang halal.

Sektor Transportasi dan Logistik

Perusahaan transportasi dan logistik juga cukup menonjol:

  • BULL – Buana Lintas Lautan Tbk
  • HITS – Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
  • SHIP – Sillo Maritime Perdana Tbk

Sektor ini semakin relevan karena pertumbuhan e-commerce dan kebutuhan distribusi yang meningkat, memberi peluang investasi jangka panjang.

Sektor Konsumsi

Sektor konsumsi juga menambah diversifikasi portofolio:

  • BATA – Sepatu Bata Tbk
  • RAFI – Sari Kreasi Boga Tbk

Investasi di sektor ini memberikan stabilitas karena konsumsi barang dan jasa kebutuhan sehari-hari cenderung tetap tinggi.

Selain itu, ada banyak perusahaan lain dari sektor energi, industri, dan teknologi yang masuk, membuat daftar saham syariah lebih beragam dan lengkap. Ini daftarnya:

No Kode Saham Nama Perusahaan
1 BULL PT Buana Lintas Lautan Tbk
2 HITS PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
3 MTFN PT Capitalinc Investment Tbk
4 PSAT PT Pancaran Samudera Transport Tbk
5 FASW PT Fajar Surya Wisesa Tbk
6 SHIP PT Sillo Maritime Perdana Tbk
7 AMMS PT Agung Menjangan Mas Tbk
8 KOBX PT Kobexindo Tractors Tbk
9 SOUL PT Mitra Tirta Buwana Tbk
10 AKKU PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk
11 CHEK PT Diastika Biotekindo Tbk
12 PALM PT Provident Investasi Bersama Tbk
13 DEFI PT Danasupra Erapacific Tbk
14 DADA PT Diamond Citra Propertindo Tbk
15 ASLI PT Asri Karya Lestari Tbk
16 OASA PT Maharaksa Biru Energi Tbk
17 BLOG PT Trimitra Trans Persada Tbk
18 TRJA PT Transkon Jaya Tbk
19 ARGO PT Argo Pantes Tbk
20 MERI PT Merry Riana Edukasa Tbk
21 MGLV PT Panca Anugrah Wisesa Tbk
22 MGNA PT Magna Investama Mandiri Tbk
23 PDES PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk
24 PGLI PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk
25 PMUI PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk
26 POLU PT Golden Flower Tbk
27 BATA PT Sepatu Bata Tbk
28 RAFI PT Sari Kreasi Boga Tbk
29 DILD PT Intiland Development Tbk
30 INPP PT Indonesian Paradise Property Tbk
31 LPLI PT Star Pacific Tbk
32 PPRO PT PP Properti Tbk
33 MTPS PT Meta Epsi Tbk
34 ASSA PT Adi Sarana Armada Tbk
35 PJHB PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk
36 LNGN PT Langen Kridha Pratyangga Tbk


16 Saham yang Keluar dari Daftar Saham Syariah

Selain penambahan, ada juga 16 saham yang keluar dari daftar syariah. Investor yang masih memegang saham ini sebaiknya melakukan penyesuaian portofolio. Beberapa contohnya:

  • EMTK – Elang Mahkota Teknologi Tbk
  • PTRO – Petrosea Tbk
  • BAPA – Bekasi Asri Pemula Tbk

Ini daftar lengkapnya:

No Kode Saham Nama Perusahaan
1 CUAN PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk
2 HILL PT Hillcon Tbk
3 PTRO PT Petrosea Tbk
4 AMMN PT Amman Mineral Internasional Tbk
5 OPMS PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk
6 BUDI PT Budi Starch & Sweetener Tbk
7 FAPA PT FAP Agri Tbk
8 JARR PT Jhonlin Agro Raya Tbk
9 ACRO PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk
10 UNTD PT Terang Dunia Internusa Tbk
11 RSCH PT Charlie Hospital Semarang Tbk
12 SRAJ PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk
13 BAPA PT Bekasi Asri Pemula Tbk
14 REAL PT Repower Asia Indonesia Tbk
15 EMTK PT Elang Mahkota Teknologi Tbk
16 WIFI PT Solusi Sinergi Digital Tbk


Alasan Keluarnya Saham dari Daftar Syariah

Saham bisa keluar dari daftar syariah karena beberapa faktor, seperti:

  • Perubahan struktur pembiayaan berbasis bunga (riba)
  • Pendapatan dari aktivitas yang tidak sesuai prinsip syariah
  • Perubahan rasio keuangan yang tidak lagi memenuhi kriteria

Penting diingat, keluarnya saham bukan berarti perusahaan buruk, tapi hanya tidak lagi memenuhi standar halal untuk investasi syariah.

Apa yang Harus Dilakukan Investor Saat Ini

Setelah mengetahui daftar terbaru, langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan investor syariah adalah:

Triage Portofolio

Segera periksa semua saham yang kamu miliki dan bandingkan dengan daftar terbaru. Jika ada saham yang keluar, pertimbangkan untuk menjualnya agar portofolio tetap sesuai syariah.

Pelajari Saham Baru

Saham yang masuk daftar syariah bukan berarti langsung direkomendasikan untuk dibeli. Lakukan riset mendalam mengenai:

  • Model bisnis inti perusahaan
  • Kinerja keuangan
  • Prospek jangka panjang

Langkah ini membantu kamu membuat keputusan investasi yang lebih matang.

Diversifikasi Portofolio Syariah

Dengan masuknya 36 saham baru dari berbagai sektor, ini saat yang tepat untuk mendiversifikasi portofolio syariah. Diversifikasi membantu meminimalkan risiko, memperkuat stabilitas portofolio, dan tetap menjaga prinsip halal. Investor bisa membagi alokasi antara properti, logistik, energi, dan konsumsi sesuai tujuan finansial.

 Konfirmasi ke Sumber Resmi

Selalu periksa daftar terbaru di website resmi OJK. Biasakan update ini setiap bulan Juni dan Desember untuk memastikan portofolio tetap valid menurut standar syariah.



Penutup

Update terbaru daftar saham syariah OJK per 1 Desember 2025 memberikan peluang dan tantangan bagi investor halal. Dengan 36 saham baru dan 16 saham keluar, investor harus segera menyesuaikan portofolio, melakukan riset sebelum membeli saham baru, serta memanfaatkan momen ini untuk mendiversifikasi aset secara strategis.

Mengikuti daftar saham syariah terbaru bukan hanya soal mematuhi aturan halal, tetapi juga menjaga stabilitas dan pertumbuhan investasi jangka panjang. Dengan pemahaman yang tepat, investor bisa memaksimalkan peluang sekaligus memastikan portofolio tetap etis dan halal.


Sumber: IDX Channel