9 Rekomendasi Saham Properti dan Real Estate 2025

saham properti dan real estate

Investasi di sektor properti dan real estate selalu menjadi pilihan menarik bagi banyak kalangan. Pasar saham properti di Indonesia pun menawarkan berbagai peluang bagi investor yang ingin mendapatkan keuntungan jangka panjang dari perkembangan industri properti.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam daftar saham properti dan real estate yang saat ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus memberikan insight penting yang wajib diketahui sebelum memutuskan berinvestasi.

Mengenal Saham Properti dan Real Estate di Indonesia

Saham properti dan real estate mencakup perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan, pengelolaan, dan pengembangan lahan serta properti seperti perumahan, komersial, dan industri. Di pasar modal Indonesia, banyak emiten yang bergerak di sektor ini dengan berbagai skala dan fokus bisnis yang berbeda.

Dengan semakin berkembangnya kota-kota besar dan permintaan akan hunian serta ruang komersial, saham-saham properti menjadi salah satu sektor yang patut dicermati. Namun, pemilihan saham properti yang tepat perlu analisis yang matang agar potensi keuntungan bisa dimaksimalkan.



Daftar Saham Properti dan Real Estate yang Perlu Diperhatikan

Berikut adalah beberapa perusahaan properti dan real estate yang telah mencatatkan sahamnya di BEI, dengan jumlah saham dan status papan pencatatan yang beragam.

Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

Agung Podomoro Land Tbk merupakan salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia dengan jumlah saham mencapai lebih dari 22,7 miliar. Perusahaan ini dikenal aktif dalam pengembangan proyek properti skala besar, termasuk residensial, komersial, dan mixed-use development yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia.

Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

Alam Sutera Realty Tbk memiliki sekitar 19,6 miliar saham yang diperdagangkan. Perusahaan ini dikenal dengan pengembangan kawasan residensial dan komersial yang modern dan terintegrasi, terutama di wilayah Jabodetabek yang merupakan pasar properti terbesar di Indonesia.

Sentul City Tbk (BKSL)

Sentul City Tbk memegang rekor jumlah saham terbesar di antara saham properti lain, yakni mencapai 167,7 miliar saham. Perusahaan ini fokus pada pengembangan kota mandiri dan kawasan residensial yang berlokasi di Sentul, Bogor, dengan berbagai fasilitas lengkap yang mendukung gaya hidup modern.

Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Bumi Serpong Damai Tbk mencatatkan lebih dari 21,1 miliar saham di pasar modal. Perusahaan ini dikenal sebagai pengembang kawasan BSD City, salah satu kota mandiri terbesar dan paling sukses di Indonesia yang menawarkan berbagai produk properti mulai dari rumah tinggal, apartemen, hingga pusat perbelanjaan dan perkantoran.

Ciputra Development Tbk (CTRA)

Ciputra Development Tbk memiliki 18,5 miliar saham dan merupakan salah satu pionir dalam pengembangan properti di Indonesia. Perusahaan ini dikenal dengan proyek residensial premium, komersial, dan pembangunan kawasan terpadu yang tersebar di berbagai kota besar di tanah air.

Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

Puradelta Lestari Tbk adalah salah satu pemain utama di sektor properti industri dan komersial dengan 48,2 miliar saham yang tercatat. Fokus utama perusahaan ini adalah mengembangkan kawasan industri dan logistik yang strategis, termasuk kawasan industri di Bekasi yang terus berkembang pesat.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Lippo Karawaci Tbk merupakan salah satu raksasa properti di Indonesia dengan jumlah saham mencapai 70,9 miliar. Perusahaan ini memiliki portofolio yang luas, mulai dari properti residensial, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga pengembangan kota mandiri di berbagai wilayah.

Pakuwon Jati Tbk (PWON)

Pakuwon Jati Tbk memiliki kapitalisasi saham sebesar 48,1 miliar dan terkenal dengan pengembangan properti komersial dan residensial di Surabaya dan Jakarta. Perusahaan ini juga mengelola beberapa mal dan pusat bisnis yang menjadi landmark di kota-kota tersebut.

Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Summarecon Agung Tbk tercatat memiliki sekitar 16,5 miliar saham. Perusahaan ini fokus pada pengembangan kawasan residensial dan komersial dengan konsep modern dan terintegrasi, terutama di wilayah Jabodetabek dan Bandung.



Tips Memilih Saham Properti yang Potensial

Investasi di saham properti memang menjanjikan, namun tidak semua saham di sektor ini akan memberikan hasil yang optimal. Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam memilih saham properti:

  • Perhatikan Kinerja Keuangan Perusahaan: Kondisi finansial menjadi faktor utama. Perusahaan dengan laporan keuangan sehat, arus kas positif, dan tingkat utang yang terkelola dengan baik biasanya lebih tahan terhadap gejolak pasar.
  • Kapitalisasi Pasar dan Likuiditas Saham: Saham dengan kapitalisasi pasar besar dan volume perdagangan tinggi cenderung lebih stabil dan mudah diperjualbelikan. Contohnya saham seperti BKSL, LPKR, dan DMAS.
  • Prospek Proyek dan Lokasi:Sektor properti sangat dipengaruhi oleh lokasi dan jenis proyek. Proyek di kawasan strategis seperti Jabodetabek biasanya menawarkan pertumbuhan nilai yang lebih baik.
  • Perhatikan Status Papan Pencatatan:Saham di papan utama biasanya sudah melalui seleksi ketat dan lebih kredibel dibandingkan saham di papan pengembangan atau pemantauan khusus.

Tren Properti Berkelanjutan

Seiring berkembangnya kesadaran terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim, tren properti berkelanjutan (sustainable property) mulai menjadi fokus utama banyak pengembang. Investor pun mulai melirik perusahaan yang menerapkan konsep green building dan ramah lingkungan karena potensi nilai tambah jangka panjangnya.

Perusahaan properti yang mulai mengadopsi prinsip ini biasanya memiliki keunggulan kompetitif dan lebih mudah menarik perhatian pembeli dan penyewa, terutama di kalangan milenial dan generasi Z yang semakin peduli terhadap lingkungan.

Penutup

Memilih saham properti yang tepat memerlukan riset mendalam dan pemahaman tentang dinamika pasar real estate. Dari daftar saham properti dan real estate yang ada, saham di papan utama dengan kapitalisasi besar seperti Agung Podomoro Land (APLN), Lippo Karawaci (LPKR), Puradelta Lestari (DMAS), dan Pakuwon Jati (PWON) bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan stabil.

Namun, saham di papan pengembangan dan pemantauan khusus juga tidak boleh diabaikan, karena berpotensi memberikan return lebih tinggi jika mampu berkembang dengan baik.

Untuk memaksimalkan keuntungan, selalu perhatikan laporan keuangan terbaru, berita pasar properti, serta tren global seperti properti berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, investasi di sektor properti dan real estate dapat menjadi sumber keuntungan yang menjanjikan di masa depan.


  • Sumber data: https://www.idx.co.id/id/data-pasar/data-saham/daftar-saham
  • Sumber gambar utama: rexvin.co.id